Selasa, 15 Januari 2013

Jenis-jenis Kembar

Kebanyakan orang tua yang akrab dengan dua klasifikasi bayi kembar, yaitu fraternal (dizigotik) dan identik (monozigotik). Di luar klasifikasi utama tersebut, ada beberapa jenis langka dan menarik dari kelahiran bayi kembar.


Berikut adalah jenis-jenis kembar:

1. Siam

Kembar siam merupakan kelipatan monozigot yang tidak sepenuhnya terpisah dari satu sama lain karena pembagian yang tidak lengkap dari sel telur yang telah dibuahi. Individu-individu akan terhubung pada titik-titik tertentu dari tubuh, dan dapat berbagi jaringan, organ atau anggota badan.

2. Superfetation (kembar secara terpisah)

Biasanya, bila telur dibuahi, siklus wanita terganggu dan ovulasi berhenti. Namun, telur dapat dilepaskan saat seorang wanita sudah hamil, sehingga bayi kembar yang dikandung bisa keluar pada waktu yang berbeda.

3. Superfecundation Heteropatern (kembar dengan ayah berbeda)

Kembar dizigotik adalah hasil dari hyperovulation, pelepasan sel telur dalam satu siklus. Superfecundation menggambarkan situasi di mana telur dibuahi oleh sperma dan terpisah setelah terjadi hubungan seksual. Dalam kasus ini, biasanya seorang wanita berhubungan seks dengan orang yang berbeda, jadi si kembar bisa memiliki ayah yang berbeda.

4. Setengah Identik

Kembar Dizigotik terjadi ketika dua telur fertilied dan kembar Monozigot (identik) yang berasal dari telur dibuahi secara tunggal. Tapi bagaimana jika telur membelah dan kemudian masing-masing dari mereka bertemu sperma? Itulah teori yang diusulkan untuk kembar “setengah-identik”, kembar yang sangat mirip tetapi DNA-nya tidak sama 100%. Meskipun tampaknya menjadi teori yang masuk akal, tidak ada tes definitif untuk mengkonfirmasi kebenaran teori tersebut?

5. Identik

Kembar Identik (monozigot) selalu berjenis kelamin yang sama karena mereka terbentuk dari zigot tunggal yang berisi kromosom (XX) laki-laki atau (XY) perempuan. Namun, telah ada beberapa kasus yang dilaporkan dari mutasi genetik pada anak kembar laki-laki di mana salah satu kembar kehilangan kromosom Y dan berkembang sebagai perempuan. Kembar perempuan akan menderita Sindrom Turner, yang ditandai dengan perawakan pendek dan kurangnya pengembangan ovarium. Tentu saja, penjelasan lain untuk perbedaan gender pada kembar identik adalah kembar identik yang menjalani operasi perubahan jenis kelamin.


Itulah beberapa jenis kembar dan mungkin akan ada jenis-jenis lainnya searah dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer